Powered by Blogger.

Sponsor Kami

There was an error in this gadget

Featured Video

Berbagi Indah Pada Waktunya Dengan Dunia ILMU

Total de visualizações

Followers

Saturday, 9 June 2012

Skizofrenia paranoid

ALT/TEXT GAMBAR
Skizofrenia Paranoid merupakan gangguan psikotik yang merusak yang dapat melibatkan gangguan yang khas dalam berpikir (delusi), persepsi (halusinasi), pembicaraan, emosi dan perilaku. Keyakinan irasional bahwa dirinya seorang yang penting (delusi grandeur) atau isi pikiran yang menunjukkan kecurigaan tanpa sebab yang jelas, seperti bahwa orang lain bermaksud buruk atau bermaksud mencelakainya. Para penderita skizofrenia tipe paranoid secara mencolok tampak berbeda karena delusi dan halusinasinya, sementara keterampilan kognitif dan afek mereka relatif utuh. Mereka pada umumnya tidak mengalami disorganisasi dalam pembicaraan atau afek datar. Mereka biasanya memiliki prognosis yang lebih baik dibandingkan penderita tipe skizofrenia lainnya (Durand, at all 2007).
Salah satu tipe dari skozofrenia adalah skizofrenia paranoid, dimana ditandai dengan adanya waham kejar (rasa menjadi korban atau dimata-matai) atau waham kebesaran, halusinasi dan kadang-kadang keagamaan yang berlebihan, atau perilaku agresif dan bermusuhan (Videbeck, 2001). Dari gejala yang timbul tersebut, skizofrenia paranoid cenderung berpontensi untuk melakukan perilaku kekerasan.
Dari pengertian diatas penulis dapat menyimpulkan bahwa skizofrenia paranoid adalah gangguan psikotik yang rusak yang melibatkan gangguan dalam berfikir, persepsi, pembicaraan, emosi dan perilaku, yang ditandai dengan adanya waham kejar, waham kebesaran, halusinasi, perilaku agresif  dan bermusuhan.

0 comments

Post a Comment

ALT/TEXT GAMBAR
ALT/TEXT GAMBAR