Powered by Blogger.

Sponsor Kami

There was an error in this gadget

Featured Video

Berbagi Indah Pada Waktunya Dengan Dunia ILMU

Total de visualizações

Followers

Sunday, 3 June 2012

Cedera Kepala

ALT/TEXT GAMBAR
a.    Definisi
Cedera kepala adalah suatu gangguan traumatic dari fungsi otak yang disertai atau tanpa disertai perdarahan intertisial dalam substansi otak tanpa diikuti terputusnya kontinuitas otak (Tarwoto, 2007: 125).

b.    Etiologi
Cedera kepala dapat disebabkan karena kecelakaan lalu lintas, terjatuh, kecelakaan industry, kecelakaan olahraga, luka pada persalinan.
c.    Klasifikasi Cedera Kepala
Menurut  Mansjoer Arif  et. All (2000 : 3), Cedera kepala dapat di klasifikasikan berdasarkan mekanisme, keparahan, dan morfologi cedera.
1)    Mekanisme : berdasarkan adanya penetrasi duramater
a)    Trauma tumpul : kecepatan tinggi (tabrakan otomobil), kecepatan rendah ( terjatuh, dipukul).
b)    Trauma tembus ( luka tembus peluru dan cedera tembus lainnya).
2)    Keparahan cedera
a)    Ringan  : Glasgow coma scale ( GCS ) 14-15.
b)    Sedang  : GCS 9-13.
c)    Berat     : GCS 3-8.


3)    Morfologi
a)    Fraktur tengkorak :
(1)    cranium : linear/stelatum, depresi/non depresi, terbuka / tertutup.
(2)    Basis : dengan/tanpa kebocoran cairan cerebrospinal, dengan atau tanpa kelumpuhan nervus VII.
b)    Lesi intra cranial
(1)  Fokal : epidural, subdural, intra serebral.
(2)  Difus : konkusi ringan, konkusi klasik,cedera eksonal difus.
 Menurut Tarwoto Ns, et. all. (2007: 127), cedera kepala dapat di klasifikasikan berdasarkan :
1)    Berdasarkan kerusakan jaringan otak
a)    Komosio serebri (gegar otak): gangguan fungsi neurologic ringan tanpa tanpa adanya kerusakan struktur otak, terjadi hilangnya kesadaran kurang dari 10 menit atau tanpa disertai amnesia retrograde, mual, muntah, nyeri kepala.
b)    Kontusio serebri (memar): gangguan fungsi neurologic disertai kerusakan jaringan otak tetapi kontinuitas otak masih utuh, hilangnya kesadaran lebih dari 10 menit.
c)    Laserasio serebri : gangguan fungsi neurologic disertai kerusakan otak yang berat dengan fraktur tengkorak terbuka. Massa otak  terkelupas keluar dari rongga intra cranial.
2)    Berdasarkan berat ringannya cedera kepala
a)    Cedera kepala ringan: jika GCS antara 13-15, dapat terjadi kehilangan kesadaran kurang dari 30 menit, tidak terdapat fraktur tengkorak, kontusio atau hematom.
b)    Cedera kepala sedang: jika nilai GCS antara 9-12, hilang kesadaran antara 30 menit sampai dengan 24 jam, dapat disertai fraktur tengkorak, disorientasi ringan.
c)    Cedera kepala berat    : jika GCS berada antara 3-8, hilang kesadaran lebih dari 24 jam, biasanya disertai kontusio, laserasi atau adanya hematom, edema serebral.


0 comments

Post a Comment

ALT/TEXT GAMBAR
ALT/TEXT GAMBAR