Powered by Blogger.

Sponsor Kami

There was an error in this gadget

Featured Video

Berbagi Indah Pada Waktunya Dengan Dunia ILMU

Total de visualizações

Followers

Tuesday, 10 July 2012

Manajemen Laktasi

ALT/TEXT GAMBAR
Agar laktasi berjalan baik, diperlukan manajemen yang baik dalam laktasi, meliputi perawatan payudara, praktek menyusui yang benar, serta dikenalinya masalah dalam laktasi dan penatalaksanaannya.
*      Perawatan Payudara
            Sejak kehamilan 6-8 minggu terjadi perubahan pada payudara berupa pembesaran payudara, terasa lebih padat, kencang, sakit dan tampak jelas gambaran pembuluh darah di permukaan kulit yang bertambah serta melebar. Kelenjar Montgomery daerah aerola tampak lebih nyata dan menonjol.

Perawatan payudara yang diperlukan :

v  Mengganti BH sejak hamil 2 bulan dengan ukuran yang lebih sesuai dan dapat menopang perkembangan payudara. Biasanya diperlukan BH dengan ukuran 2 nomor lebih besar.
v  Latihan gerakan otot badan yang berfungsi menopang payudara untuk menunjang produksi ASI dan mempertahankan bentuk payudara setelah selesai masa laktasi.Bentuk latihan : duduk sila di lantai. Tangan kanan memegang bagian lengan bawah kiri ( dekat siku ), tangan kiri memegang lengan bawah kanan. Angkat kedua siku sejajar pundak. Tekan pegangan tangan kuat-kuat kearah siku sehingga terasa adanya tarikan pada otot dasar payudara.
v  Menjaga higiene sehari-hari, termasuk payudara, khusus daerah puting dan aerola.
v  Setiap mandi, puting susu dan aerola tidak disabuni untuk menghindari keadaan kering dan kaku akibat hilangnya 'pelumas' yang dihasilkkan kelenjar Motgomery.
v  Lakukan persiapan puting susu agar lentur, kuat, dan tidak ada sumbatan sejak usia kehamilan 7 bulan, setiap hari sebanyak 2 kali.
v  Mengoreksi puting susu yang datar/terbenam agar menyebul keluar dengan bantuan pompa puting pada minggu terakhir kehamilan sehingga siap untuk disusukan kepada bayi.

*      Beberapa hal yang perelu diperhatikan agar ibu hamil sehat dan mampu menyusui bayi :
v  Gizi ibu hamil
v  Istirahat
v  Tidak merokok dan menjauhi asap rokok orang lain
v  Pemakaian obat selama hamil hanya atas petunjuk bidan atau dokter
v  Memperhatikan kebersihan diri dan menggunakan pakaian, yaitu yang longgar, ringan, mudah dipakai dan mudah menyerap keringat
v  Memperhatikan dan memeriksakan diri bila ada keluhan pada daerah gigi mulut karena dapat menjalar keorgan tubuh lain dan mengganggu kehamilan
v  Sebaiknya sejak kehamilan 3 bulan terakhir telah mengenal dan memeilih dokter yang akan mengawasi kesehatan anaknya kelak.

Praktek Menyusui
*      Tahap Proses Laktasi
v  Pembentukan air susu pada kehamilan
v  Periode sesudah bayi lahir saat ASI dibentuk dan dikeluarkan disebut masa laktasi. Lama masa laktasi tergantung motivasi dan kemampuan penerapan manajemen laktasi. Perlu diprhatikan agar setiap bayi dalam 4-6 bulan pertama kehidupan hanya diberi ASI  (termasuk kolostrum ). Bayi dalam kondisi baik dirawat gabung dengan ibunya untuk menjamin terpenuhinya kebutuhan fisik dan psikis bayi. Selama ASI belum keluar pada 2-3 hari setelah kelahiran, bayi sehat tidak perlu diberi makanan/cairan lain, tetepi hanya perlu menghisap kolostrum. Setelah usia 4-6 bulan, secara bertahap berikan makanan pendamping ASI. ASI dapat terus diberikan sampai usia anak 2 tahun.

0 comments

Post a Comment

ALT/TEXT GAMBAR
ALT/TEXT GAMBAR