Powered by Blogger.

Sponsor Kami

There was an error in this gadget

Featured Video

Berbagi Indah Pada Waktunya Dengan Dunia ILMU

Total de visualizações

Followers

Tuesday, 7 August 2012

SAP Sampah

ALT/TEXT GAMBAR
SATUAN ACARA PENYULUHAN

Judul               : Sampah
SPB/PB           : 1.  Pengertian Sampah                     
                          2.  Macam-macam sampah
                          3. Tata cara pemusnahan sampah
                          4.  Manfaat pengelolaan sampah
Waktu             : 1 x 20 menit
Tempat            :
Sasaran            :
I.       TUJUAN PENYULUHAN
  1. Tujuan Penyuluhan Umum (TPU)
Setelah mengikuti penyuluhan selama ± 15 menit, keluarga masyarakat dapat mengetahui tentang pengelolaan sampah
  1. Tujuan Penyuluhan Khusus (TPK)
1.      Setelah diberikan penyuluhan selama  ± 1 menit, keluarga Tn. AR dapat menyebutkan pengertian sampah dengan benar.
2.      Setelah diberikan penyuluhan selama  ± 3 menit, keluarga Tn. AR dapat menyebutkan macam-macam sampah dengan benar.
3.      Setelah diberikan penyuluhan selama  ± 3 menit, keluarga Tn. AR dapat menjelaskan  tata cara pemusnahan sampah dengan tepat.
4.      Setelah diberikan penyuluhan selama  ± 7 menit, keluarga Tn. AR dapat menjelaskan tentang manfaat pengelolaan sampah dengan tepat.

II.    MATERI PENYULUHAN
  1. Pengertian Sampah
  2. Macam-macam Sampah
  3. Tata cara pemusnahan sampah
  4. Manfaat pengeloalaan sampah


III. KEGIATAN PENYULUHAN
  1. Pembuka
Waktu
Penyuluh
Peserta
3 menit
Memberi salam
Menjawab salam
Menjelaskan tujuan
Memperhatikan
Kontrak waktu
Menyetujui kontrak waktu
Apersepsi
Menyimak

  1. Inti
Waktu
Penyuluh
Peserta
14 menit
Menjelaskan materi
Memperhatikan
Bertanya
Menjawab
Menjawab
bertanya

  1. Penutup
Waktu
Penyuluh
Peserta
3 menit
Merangkum materi
Memperhatikan
Mengevaluasi
Menjawab
Memberi salam
Menjawab salam

IV. MEDIA DAN ALAT
  1. Media : Leaflet

V.    METODE
Metode yang digunakan penyuluh adalah ceramah dan tanya jawab.





VI. SUMBER
A.    Almatsier, Sunita. 2001. Prinsip Dasar Ilmu Gizi. Jakarta: Gramedia Pustaka Utama

B.     Behrman, Richard E. 1999. Ilmu Kesehatan Anak Nelson Bagian 1 Edisi 15. Jakarta: EGC

C.     Manjoer, Arif. 2000. Kapita Selekta Kedokteran Edisi 3. Jakarta: Media Aesculapius

D.    Moore, Mary Courtney1997. Buku Pedoman Terapi Diet dan Nutrisi Edisi 2. Jakarta: Hipokrates

VII.          EVALUASI PENYULUHAN
Penyuluh melakukan evaluasi dengan cara mengajukan pertanyaan kepada keluarga Tn. AR tentang materi yang telah disampaikan diantaranya:
A.    Sebutkan pengertian gizi kurang !
B.     Sebutkan macam-macam gizi kurang !
C.     Jelaskan akibat gizi kurang pada proses tubuh !
D.    Jelaskan penatalaksanaan gizi kurang !

Jawaban
A.    Gizi Kurang adalah keadaan kurang gizi yang disebabkan rendahnya konsumsi energi dan protein dalam makanan sehari-hari sehingga tidak memenuhi  Angka Kebutuhan Gizi (AKG).
B.     Macam-macam Gizi Kurang
1.      Kwashiorkor
Kwashiorkor adalah suatu sindroma klinik (penyakit) yang timbul sebagai akibat adanya kekurangan protein yang parah dan pemasukan kalori yang kurang dari yang dibutuhkan. Kwashiorkor dapat ditandai dengan :
a.       edema, umumnya seluruh tubuh dan terutama pada kaki (dorsum pedis)
b.      wajah membulat dan sembab
c.       pandangan mata sayu
d.      rambut tipis, kemerahan seperti rambut jagung, mudah dicabut tanpa rasa sakit, rontok
e.       perubahan status mental: cengeng, rewel, kadang apatis
f.       pembesaran hati
g.      otot mengecil (hipotrofi), lebih nyata bila diperiksa pada posisi berdiri, duduk
h.      kelainan kulit berupa bercak merah muda yang meluas dan berubah warna menjadi coklat kehitaman dan terkelupas (Crazy Pavement Dermatois)
i.        sering disertai: infeksi, anemia, diare kronik
2.      Marasmus
Marasmus adalah suatu penyakit yang disebabkan oleh kekurangan kalori dan protein. Marasmus dapat ditandai dengan:
a.       tampak sangat kurus, hingga tulang terbungkus kulit
b.      wajah seperti orang tua
c.       cengeng, rewel
d.      kulit keriput, jaringan subkutis sangat sedikit sampai tidak ada
e.       perut cekung
f.       sering disertai: penyakit kronik, disre kronik
C.     Akibat Gizi Kurang
Akibat kurang gizi terhadap proses tubuh bergantung pada zat-zat gizi apa yang kurang. Kekurangan gizi secara umum / makanan kurang dalam kuantitas dan kualitas menyebabkan gangguan pada proses-proses:
1.      Pertumbuhan
Anak-anak tidak tumbuh menurut potensialnya, protein digunakan sebagai zat pembakar, sehingga otot-otot menjadi lembek dan rambut mudah rontok. Anak-anak yang berasal dari tingkat sosial ekonomi menengah ke atas rata-rata lebih tinggi daripada yang berasal dari keadaal sosial ekonomi rendah.

2.      Produksi Tenaga
Kekurangan energi berasal dari makanan, menyebabkan seorang kekurangan tenaga untuk bergerak, bekerja, dan melakukan aktivitas. Orang menjadi malas, merasa lemah, dan produktivitas kerja menurun.
3.      Pertahanan Tubuh
Daya tahan terhadap tekanan / sterss menurun sistem imunitas dan antibodi berkurang, sehingga orang mudah terserang infeksi seperti pilek, batuk, dan diare. Pada anak-anak hal ini dapat menyebabkan kematian.
4.      Struktur dan Fungsi Otak
Kurang gizi pada usia muda dapat berpengaruh terhadap perkembangan mental, dengan demikian kemampuan berpikir otak mencapai bentuk maksimal pada usia dua tahun kekurangan gizi dapat berakibat terganggunya fungsi otak secara permanen.
5.      Perilaku
Baik anak-anak ataupun orang dewasa yamh kurang gizi menunjukan perilaku tidak tenang. Mereka mudah tersinggung, cengeng, dan apatis.

D.    Penatalaksanaan Gizi Kurang
1.      Diet TKTP
2.      Atasi / cegah hipoglikemia
Periksa kadar gula darah bila ada hipotermia (suhu aksila kurang dari 35 0 C, suhu rektal 35,5 0 C). Pemberian mkanan yang lebih sering penting untuk mencegah kedua kondisi tersebut. Berikan makanan setiap 2 jam, siang dan malam.
3.      Atasi / cegah hipotermia
Bila suhu rektal kurang dari 35,5 0 C
a.       segera beri makanan cair/formula (mulai dengan rehidrasi bila perlu)
b.      hangatkan anak dengan pakaian / selimut sampai menutup kepala, letakkan dekat lampu/pemanas (jangan gunakan botol air panas / peluk anak di dada ibu, selimuti.
c.       Suhu diperiksa samapi mencapai lebih 36,50C

0 comments

Post a Comment

ALT/TEXT GAMBAR
ALT/TEXT GAMBAR